Fokus Cetak Sawah di Lahan Rawa, Kementan Diapresiasi KTNA

Ranto Rajagukguk
Keputusan Kementan yang fokus mencetak sawah dari lahan rawa diapresiasi positif. (Foto: Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) menilai, langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang fokus mencetak sawah dari lahan rawa adalah keputusan bijak. Karena mempertimbangkan siklus musim panas ke depan akan lebih panjang dan lahan rawa akan lebih tahan banting.

Ketua KTNA Winarno Tohir menyatakan, lokasi rawa menjadi pilihan yang bagus karena selain memiliki luas lahan yang besar, tapi juga demi antisipasi kemarau panjang yang kabarnya akan menerpa untuk siklus waktu yang panjang.

"Akan makin pas kalau di lahan rawa karena mereka itu bahkan hingga kelebihan air. Sedangkan di lahan biasa itu nanti akan membutuhkan infrastruktur air sekunder tersier maupun saluran kecil lainnya," kata Winarno Senin (11/2/2019).

Namun, Winarno mengakui produktivitas sawah dari rawa belum menyaingi yang konvensional. Untuk satu petak sawah dari rawa menghasilkan 3 ton per ha, sedangkan dari sawah lahan biasa di 6 ton per ha.

"Maka harus ada varietas khusus yang bisa untuk area rawa. Sementara sudah ada varietas lokal walau belum ada yang khusus untuk rawa," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

57 tahun lalu

Viral Seni Ketangkasan Domba Garut Pertama Kali Digelar Indoor, Intip Keseruannya!

57 tahun lalu

Mentan Amran soal Polisi Aktif di Kementeriannya: Sangat Membantu

57 tahun lalu

PN Jaksel Putuskan Tidak Berwenang Mengadili Gugatan Mentan Amran Rp200 Miliar ke Tempo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal