G20 Sepakat Lanjutkan Pembahasan Pajak Baru untuk Orang Super Kaya

Aditya Pratama
Pertemuan Menteri Keuangan G20 menghasilkan deklarasi bersama yang salah satu poinnya berjanji bekerja sama terkait pemungutan pajak terhadap orang super kaya. (Foto: Reuters)

RIO DE JANEIRO, iNews.id - Pertemuan Menteri Keuangan G20 menghasilkan deklarasi bersama yang salah satu poinnya berjanji untuk bekerja sama terkait pemungutan pajak terhadap orang super kaya di dunia pada hari Jumat. Namun, hal tersebut akan dikaji ulang karena ketidaksepakatan yang mendalam tentang forum yang tepat untuk merealisasikan agenda tersebut.

Para menteri keuangan dan petinggi bank sentral G20 sepakat untuk merujuk pada perpajakan yang adil bagi individu-individu dengan kekayaan bersih yang sangat tinggi, baik dalam komunike bersama mereka maupun deklarasi terpisah tentang kerja sama pajak internasional.

"Kami akan berusaha untuk terlibat secara kooperatif untuk memastikan bahwa individu-individu dengan kekayaan bersih yang sangat tinggi dikenai pajak secara efektif," tulis draf akhir deklarasi menteri keuangan dan petinggi bank sentral G20 dikutip dari Reuters, Senin (29/7/2024).

Namun, terdapat perbedaan pendapat terkait forum apa yang akan digunakan guna melanjutkan pembahasan pajak tersebut. Terdapat dua pilihan yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau melalui Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). 

Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyarankan agar OECD menjadi forum utama untuk memimpin pembicaraan tersebut. Sebab, organisasi tersebut pernah menggelar negosiasi kesepakatan pajak perusahaan global selama tiga tahun terakhir. 

"Kami tidak ingin ini (pembahasan pajak orang super kaya)  dialihkan ke PBB. OECD adalah organisasi berbasis konsensus, kami telah membuat banyak kemajuan dan PBB tidak memiliki keahlian teknis untuk melakukan ini, ucap Yellen di sela-sela forum G20. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Respons Pejabat Pajak dan Bea Cukai Kena OTT KPK: Tindak secara Hukum!

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen, bakal Minta Traktir Prabowo

Nasional
8 hari lalu

Geger Ada Karyawan RI Punya Rekening Rp12,49 Triliun, PPATK Ungkap Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal