Gubernur BI Jamin Skema Berbagi Beban Tak Akan Pengaruhi Neraca Keuangan

Antara
BI menjamin skema berbagi beban atau burden sharing bersama Kemenkeu dalam menangani dampak Covid-19 tidak akan memengaruhi neraca keuangan. (Foto: Antara)

“Terhadap inflasi dengan Rp397 triliun melalui mekanisme one off tadi (skema burden sharing) kami menakar dampak inflasinya tahun ini tidak terlalu besar, karena memang ekonomi kita demand-nya sangat lemah,” katanya.

Perry memastikan pihaknya bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus memantau implikasi langkah burden sharing terhadap stabilitas makro ekonomi secara keseluruhan baik pada inflasi, nilai tukar, dan SBN.

“BI akan menakar dampak terhadap stabilitas nilai tukar dan inflasi. Untuk stabilitas nilai tukar kami berkomitmen menjaga sesuai fundamental dan menggunakan mekanisme pasar,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Makro
11 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
11 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
12 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Nasional
23 hari lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal