Harga BBM Naik, Pemprov Sumut Bakal Dapat Tambahan PAD Rp300 Miliar

Wahyudi Aulia Siregar
Pertamina tetap menaikkan harga BBM nonsubsidi di Sumatra Utara seiring kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). (Foto: ilustrasi/Ist)

Anggota Komisi B DPRD Sumut, Sugianto Makmur mengkritik keputusan Pemprov yang menaikkan PBBKB sehingga harga BBM naik. Menurut dia, kenaikan tersebut tak tepat di tengah kondisi pandemi.

Dia juga menyayangkan DPRD tak dilibatkan dalam proses penyusunan Pergub 1/2021 itu. Dia meminta aturan tersebut dibatalkan karena tak ada konsultasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

"Kenaikan ini hanya akan memicu inflas, ini soal momentum dimana masyarakat sedang sulit, lalu menjelang puasa dan anak sekolah masuk. Sebaiknya ditunda sampai pemulihan ekonomi," ucapnya.

Dia menilai, tidak ada urgensi bagi Pemprov menargetkan tambahan pendapatan Rp300 miliar. Pasalnya, anggaran Rp500 miliar dari refocusing anggaran juga belum dipertanggungjawabkan.

"Tidak ada urgensinya. Sebaiknya ditunda," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komut Pertamina Inspeksi AFT Ngurah Rai Bali, Pastikan Pasokan Avtur Aman

57 tahun lalu

Antrean Pertalite Mengular, Pertamina: Stok Aman dan Normal

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 13 Juni 2026 Terbaru, Pertamax Naik!

57 tahun lalu

Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha lewat Merger hingga Likuidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal