Hingga November 2018, Penerimaan Perpajakan Capai Rp1.301 Triliun

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah). (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

NUSA DUA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan perpajakan hingga akhir November 2018 sebesar Rp1.301 triliun. Realisasi ini tumbuh 15,3 persen dari November 2017 yang sebesar Rp1.129 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pertumbuhan dari penerimaan perpajakan ini cukup menggembirakan. Pasalnya, pada periode ini harga minyak mentah dunia tengah anjlok sementara kurs rupiah menguat signifikan.

"Jadi secara total penerimaan kita tumbuhnya 15,3 persen untuk perpajakan. Atau kita sudah mengumpulkan Rp1.301 triliun atau 80 persen dari total penerimaan yang dianggarkan (Rp1.618 triliun)," ujarnya di Hotel Novotel Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Dia menjelaskan, dengan kedua faktor tersebut tentu mendongkrak penerimaan negara dari sisi PPh minyak dan gas bumi (migas) yang tumbuh 26,7 persen yaitu hampir Rp60 triliun. Bahkan, penerimaan PPh migas sudah 156 persen dari yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp38 triliun.

"Penerimaan perpajakan kita penerimaannya cukup menggembirakan. Dengan harga minyak yang bagus dan dengan kurs rupiah tentunya," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
21 hari lalu

Purbaya Pastikan Anggaran Darurat Bencana Rp5 Triliun Siap Dicairkan: Kalau Kurang Ditambah

27 hari lalu

Bahlil Sambangi Kantor Purbaya Siang Ini, Bahas Apa?

1 bulan lalu

ORI030 Ludes Terjual Rp40 Triliun, Investor Milenial Mendominasi

3 bulan lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal