Ibadah Haji dan Umrah akan Dibuka, Komisi VIII: Izin Prinsip Sudah Diajukan

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi pemberangkatan jamaah haji. (Foto: Istimewa)

Namun saat ketika kasus Covid-19 di Indonesia mulai melandai, muncul harapan baru untuk Indonesia kembali memberangkatkan jamaah haji dan umroh ke Arab Saudi.

"Anggota DPR juga sudah setuju dengan prokes yang ketat, cuma Saudi itu kan belum membuka, khususnya untuk negara yang jumlah penduduknya besar. Paling banyak jamaah haji kan Pakistan, Banglades, Indonesia, dan Turki," ujar Iskan.

Menurut dia, Komisi VIII DPR sudah meminta tiga hal kepada pihak Arab Saudi terkait pelaksanaan haji dan umroh. "Kita mintanya ada tiga hal sebetulnya, pertama izin untuk Indonesianya itu dibuka, yang kedua kita minta supaya Haji itu jangan di lockdown di hotel 7 hari seperti itu, ketiga itu kita minta vaksin sinovac itu ya diakui," lanjur Iskan.

Iskan mengungkapkan, dua hal terakhir itu yang paling penting, karena hal itu berhubungan langsung dengan pembiayaan jamaah. "Kalau umpamanya dia harus 5 hari atau 7 hari dikarantina dan tidak ibadah kan, untuk apa," tutur Iskan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

 Kerajaan Arab Saudi Beri 100 Ton Kurma Premium untuk RI jelang Ramadan

Nasional
1 hari lalu

Menhaj Ungkap RI Ekspor Beras hingga Ikan ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Jemaah Haji

Internasional
7 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
15 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal