Ibu Kota Pindah, Masyarakat Dayak Minta Lahan 5 Hektare per Keluarga

Rully Ramli
Masyarakat Dayak. (Foto: Okezone)

"Maka tidak berlebihan bangsa dayak menuntut lima ha setiap kepala keluarga, sertifikat gratis, ini dibuat produktif. Dengan kehadiran investor, bisa dibuat kerja sama sehingga masyarakat kita menghasilkan," ucap dia.

Dagut menjelaskan, masyarakat Dayak sebagai salah satu suku asli yang mendiami Kalimantan kini semakin terpinggirkan. Banyak lahan di Kalimantan dikuasai oleh korporasi, terutama perkebunan sawit.

"Masyarakat kita makin terjepit, makin tidak ada tempat tentang lahan dan hutan adat. Akibat itu masyarakat kita menurut data, 285 desa yang tinggal hanya desanya saja semuanya perkebunan sawit," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 tahun lalu

Jokowi Pindahkan Ibu Kota Jakarta ke Kaltim, Begini Perjalanan Pembangunan IKN

Bisnis
1 tahun lalu

Cerita Jokowi soal Pemindahan Ibu Kota Negara: Gagasan Bung Karno dan Pak Harto, Saya Eksekusi

Bisnis
1 tahun lalu

Pencetus Pemindahan Ibu Kota Andrinof Chaniago Beberkan Penyusunan Regulasi IKN Hanya 43 Hari 

Bisnis
1 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pindahkan Ibu Kota ke IKN: Ingin Perputaran Ekonomi hingga Populasi di Jawa Sangat Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal