Imbas Virus Korona, Bea Cukai Temukan Impor dari China Merosot Tajam

Muhammad Aulia
Nilai impor Indonesia dari China merosot mulai minggu terakhir Januari 2020. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyebaran virus korona berdampak ke berbagai lini perekonomian nasional. Salah satu yang terkena dampaknya adalah aktivitas impor Indonesia yang komoditasnya berasal dari China. 

Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan, nilai impor Indonesia dari China merosot mulai minggu terakhir Januari 2020. Bea Cukai mencatat nilai impor pada minggu terakhir Januari 2020 senilai 948 juta dolar Amerika Serikat (AS). 

Angka tersebut kemudian turun tajam hingga pada minggu keempat Februari 2020. Bea Cukai mencatat nilai impor hanya senilai 463 juta dolar AS.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga Ditjen Bea Cukai Kemenkeu Syarif Hidayat menyatakan, penurunan impor barang dari China lebih tajam dibanding negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, Thailand, AS, dan Singapura.

"Terjadi penurunan saat Imlek, harusnya dua minggu setelahnya bisa rebound, tapi sampai hari ini masih terjadi penurunan," kata Syarif di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

KPK: OTT Pejabat Bea Cukai terkait Impor Barang

Nasional
14 jam lalu

Barang Bukti OTT KPK di Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Nasional
17 jam lalu

Respons Bea Cukai soal Pejabatnya Diperiksa KPK

Nasional
18 jam lalu

KPK OTT di Jakarta, Periksa Sejumlah Pejabat Bea Cukai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal