IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Jadi 2,7 Persen

Antara
Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 2023 tumbuh 2,7 persen atau turun 0,2 persen dari perkiraan Juli. (Foto: Reuters)

"Kredibilitas bank sentral yang diperoleh dengan susah payah dapat dirusak jika mereka salah menilai lagi kegigihan inflasi yang membandel. Ini akan terbukti jauh lebih merusak stabilitas ekonomi makro di masa depan," ucap Gourinchas.

Kepala ekonom IMF mencatat kebijakan fiskal seharusnya tidak bekerja dengan tujuan yang bersilangan dengan upaya otoritas moneter untuk menurunkan inflasi. "Melakukan hal itu hanya akan memperpanjang inflasi dan dapat menyebabkan ketidakstabilan keuangan yang serius, seperti yang diilustrasikan oleh peristiwa baru-baru ini," tuturnya.

Dalam laporan terbaru, IMF juga menyoroti bahwa krisis energi dan pangan, ditambah dengan suhu musim panas yang ekstrem, adalah pengingat yang nyata tentang seperti apa transisi iklim yang tidak terkendali.

"Ada beberapa biaya melakukan transisi iklim di sisi ekonomi makro, biaya ini sangat, sangat moderat dibandingkan dengan biaya tidak melakukan transisi iklim," ujarnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Peraih Nobel Ekonomi Ungkap Kunci RI Keluar dari Middle Income Trap, Apa Itu?

7 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

8 hari lalu

2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kepala Bakom: Ekonomi Tumbuh hingga Gaji Buruh Naik

8 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal