Inflasi AS Naik Jadi 3,5 Persen pada Maret 2024, Didorong Lonjakan Harga BBM

Aditya Pratama
Inflasi Amerika Serikat (AS) melonjak 3,5 persen pada Maret 2024 didorong pelonjakan harga BBM dan melonjaknya hipotek dan sewa. (Foto: Reuters)

Inflasi telah menjadi kutukan bagi kepresidenan Biden, dan para pemilih secara konsisten memberikan nilai rendah kepadanya atas penanganan perekonomian.

Inflasi pada komponen perumahan terbukti membuat frustrasi para ekonom dan pengamat lainnya karena meskipun evaluasi pemerintah terhadap biaya hunian masih tinggi. Secara tahunan, indeks shelter pada CPI bulan Maret tidak berubah dari angka 5,7 persen pada bulan sebelumnya.

Layanan perawatan medis, yang harganya sedikit turun di bulan Februari, melonjak lebih tinggi sebesar 0,6 persen di bulan lalu. Asuransi mobil melonjak sebesar 2,6 persen dan menjadikan kenaikan harga tahunan menjadi 22,2 persen.

Sejak gangguan rantai pasokan di era pandemi teratasi, sektor barang telah membantu inflasi secara keseluruhan turun karena harga tidak hanya melambat di sektor tersebut. 

Namun, tekanan rantai pasokan kembali meningkat karena perkembangan seperti gejolak yang sedang berlangsung di Laut Merah, kekeringan di Terusan Panama, dan runtuhnya jembatan Key yang menghalangi Pelabuhan Baltimore.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
19 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
7 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
22 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal