Inflasi Juli Tertinggi Sejak 2015 Tembus 4,94 Persen, Ini Penyebabnya

Michelle Natalia
Inflasi Juli tertinggi sejak 2015 tembus 4,94 persen, Ini Penyebabnya

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono melaporkan, inflasi Indonesia pada Juli tahun ini 0,64 persen secara bulanan atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 0,61 persen. Sementara inflasi Juli secara tahunan (year on year/yoy) tercatat sebesar 4,94 persen, naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 4,35 persen. 

Margo menyebutkan, secara inflasi yoy 4,94 persen merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2015, di mana pada saat itu terjadi inflasi 6,25 persen secara yoy.

"Berdasarkan survei BPS dari 90 kota, penyumbang inflasi di Juli 2022, antara lain kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, dan cabai rawit," kata Margo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/8/2022). 

Sementara itu, dari seluruh kota yang dijadikan Indeks Harga Konsumen (IHK), seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di kota Kendari sebesar 2,27 persen.

"Penyebab inflasinya antara lain tarif angkutan udara sebesar 0,75 persen, ikan layang 0,19 persen, dan bawang merah andilnya 0,15 persen," ujar Margo.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

3 hari lalu

Jaga Keandalan Listrik Sulawesi, PLN Tambah Pembangkit 50 MW di Sigi Sulteng

3 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

3 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal