Inflasi Juli Tertinggi Sejak 2015 Tembus 4,94 Persen, Ini Penyebabnya

Michelle Natalia
Inflasi Juli tertinggi sejak 2015 tembus 4,94 persen, Ini Penyebabnya

Sedangkan inflasi terendah terjadi di Pematang Siantar dan Tanjung sebesar 0,04 persen. 

Dia menjelaskan, berdasarkan komponen, komponen harga bergejolak memberikan andil sebesar 0,25 persen pada inflasi Juli secara month-to-month. Sementara komoditas penyebab utamanya berasal dari cabai merah, bawang merah, dan cabai rawit. 

Komponen kedua adalah komponen harga yang diatur oleh pemerintah dengan andil sebesar 0,21 persen. Ini disebabkan karena kenaikan tarif angkatan udara, bahan bakar rumah tangga, rokok kretek filter, dan tarif listrik.

"Kenaikan tarif listrik bagi pelanggan rumah tangga dan daya 3500 VA ke atas dan pelanggan pemerintah mulai 1 Juli 2022 menyebabkan andil inflasi tarif listrik sebesar 0,01 persen," ucap Margo. 

Komponen ketiga berasal dari komponen inti yang memberikan andil sebesar 0,18 persen, di mana komoditas penyumbangnya adalah mobil, ikan segar, dan sewa rumah. 

"Secara yoy, komponen harga bergejolak memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 1,92 persen, penyebabnya karena kenaikan harga pada beberapa komoditas antara lain cabai merah, minyak goreng, dan bawang merah," tutur dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

4 hari lalu

Jaga Keandalan Listrik Sulawesi, PLN Tambah Pembangkit 50 MW di Sigi Sulteng

3 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

3 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal