Ini Alasan Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbuka Paling Besar

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Dengan fasilitas dan tenaga pengajar yang tidak mumpuni ditambah keahlian yang diberikan di sekolah tidak mengikuti kebutuhan industri membuat SMK selama ini menjadi sulit untuk mengembangkan lulusan yang unggul. Hal ini membuat industri tidak dapat menyerap lulusan SMK dengan baik karena tidak sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

"Hasilnya adalah lulusan SMK supply-nya jadi banyak, tapi tidak terserap dengan industri karena tidak disesuaikan dengan kebutuhan industri," ucapnya.

Oleh karenanya, untuk mengubah hal ini pemerintah harus memperbaiki kualitas SMK yang sekarang kurang tepat. Terutama dengan menyesuaikan keahlian yang diajarkan harus sesuai dengan kebutuhan industri.

"Sebenernya arah dari membangun SMK itu tepat karena yang kita butuhkan adalah tenaga-tenaga yang siap pakai, persoalannya saat ini kualitasnya yang kurang tepat," ucapnya.

Sebelumnya, Mendikbud berjanji akan memperbaiki situasi tersebut. Dalam jangka pendek, perizinan SMK diperketat sehingga jumlahnya bisa melambat. Selain itu, kualitas SMK yang ada akan terus ditingkatkan dengan cara dimerger.

"Dengan revitalisasi ini kita coba buat agar ini (SMK) kita merger supaya lebih berbobot sebagai lembaga yang bisa kembangkan," ujarnya di, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dia menambahkan, Kemendikbud juga akan membuat program keahlian ganda bagi para tenaga pengajar SMK. "Kita buat program keahlian ganda. Ternyata hasil kajian kita guru fisika masuk otomotif dia punya dasar dasar dan kita genjot," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

BPS Proyeksi Panen Raya Padi Terjadi di Awal 2026

Nasional
19 hari lalu

BPS: Diskon Tarif Transportasi saat Libur Nataru Belum Mampu Bendung Inflasi Desember 2025

Nasional
19 hari lalu

Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Tembus 2,66 Miliar Dolar AS per November 2025

Nasional
19 hari lalu

Inflasi Desember 2025 Capai 0,64%, Sepanjang Tahun Tembus 2,92%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal