Ini Alasan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kalah dengan Negara di Asia

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

"Pendapatan kelas menengah ke bawah juga tidak mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.

Dengan demikian, masyarakat akan cenderung menabung sebagai sikap berjaga-jaga selama tahun 2018. Hal ini didukung oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) per Februari 2018 yang masih tumbuh 8,2 persen atau Rp1.938 triliun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia menyarankan pemerintah agar membalikkan keadaan dengan aneka stimulus, dorong penyaluran bantuan sosial, mengefektifkan pengendalian inflasi khususnya bahan-bahan kebutuhan pokok, menambah subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan normalisasi penyaluran Premium.

Selain itu, ekspor dan investasi tetap menjadi kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Syaratnya, harus diversifikasi pasar ekspor, meningkatkan kerja sama perdagangan dan mempermudah perizinan ekspor.

"Untuk investasi lanjutkan deregulasi, efektifkan satgas investasi dan insentif fiskal," tuturnya.

Selain itu, saran World Bank untuk Bank Indonesia agar tidak menaikkan suku bunga di level 4,25 supaya kredit tetap terjaga menurut dia menjadi salah satu faktor pendorong ekonomi. "Karena ruang pelonggaran moneter juga sudah bisa dibilang habis. Untuk turunkan bunga sudah tidak mungkin," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Purbaya: Bukti Daya Beli Masyarakat Masih Kuat

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Janji Selesaikan Hambatan Investasi, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Bisnis
10 hari lalu

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal