Ini Faktor Pertumbuhan Ekonomi RI Meroket Hingga 7,07 Persen di Kuartal II 2021

Rina Anggraeni
Gedung Badan Pusat Statistik. (Foto: Istimewa)

Selain itu, juga didukung oleh peningkatan impor yang mengonfirmasi pertumbuhan industri di dalam negeri, di mana impor naik 50,12 persen dari kuartal II 2020 dan meningkat 9,88 persen dari kuartal I 2021.

"Peran ekspor menjadi sangat berarti bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ungkap Margo Yuwono.

Dia menjelaskan, peningkatan mobilitas turun mengerek tingkat konsumsi masyarakat dan investasi. Salah satunya tercermin dari penjualan sepeda motor yang naik 10,65 persen pada kuartal II dari kuartal I 2021 dan 268,64 persen dari kuartal I 2021.

Hal itu, juga dipengaruhi pertumbuhan Purchasing Manufactring Index (PMI) global yang naik dari 54,8 persen menjadi 56,6 persen pada Juni 2021.

"Ini juga didukung kenaikan harga komoditas dunia, seperti gandum, minyak kelapa sawit, kedelai, timah, aluminium, dan tembaga," ujar Margo Yuwono.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 jam lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

4 hari lalu

Kepala BPS Ungkap Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Tembus 45,17%

10 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

11 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal