Ini Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terbaru dari IMF hingga Bloomberg

Aditya Pratama
Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan proyeksi terbaru pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 per bulan Juni. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan proyeksi terbaru pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 per bulan Juni. Proyeksi ini disampaikan beberapa lembaga selain Kemenkeu, seperti IMF, World Bank, OECD, ADB, dan Bloomberg.

Kepala Pusat Kebijakan APBN BKF Kemenkeu Ubaidi S Hamidi mengatakan, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 berada di minus 0,3 persen. Sementara itu, World Bank di 0 persen, OECD minus 3,9 persen sampai minus 2, persen

"Kemenkeu memproyeksikan di angka minus 0,4 sampai 1 persen, ADB minus 1 persen dan Bloomberg memproyeksikan di angka 0,5 persen," ujar Ubai dalam video conference 'Tanya BKF', Jumat (3/7/2020).

Ubai menambahkan, dampak perekonomian ini ke depannya akan memengaruhi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Hal ini otomatis membuat APBN mengalami penyesuaian dari segi pendapatan dan belanja.

"Pertama, dampak terhadap tekanan di sisi tanggungan negara, kemudian yang kedua adalah adanya tambahan beberapa belanja negara yang ekonomi itu tetap dalam koridor," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
17 jam lalu

Sektor Luar Negeri Diabaikan, Jangan Harap Ekonomi Tumbuh 7-8 Persen

19 jam lalu

Bahlil Sambangi Kantor Purbaya Siang Ini, Bahas Apa?

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

6 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal