Investasi China Dominan di Indonesia, Pengamat: Bisa Hambat Investor dari Negara Lain

Iqbal Dwi Purnama
Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah salah satu investasi China di Indonesia. (Foto: Dok)

"Kalau kita cuma memiliki china dan terlalu dominan Chinanya, hasil evaluasi kami bahwa, memang kita mendapat semacam penggugah ekonomi di jangka pendek, tapi belum tentu jangka menengah dan panjang," kata Fithra.

Lebih jauh, Fithra menjelaskan kemudahan investsasi yang masuk dari China itu tidak lepas dari hubungan diplomasi yang erat dimiliki oleh pemerintah Indonesia dengan meter tirai bambu tersebut. Namum menurutnya Pemerintah harus melebarkan portofolio investasinya ke negara lain, memberikan pelayanan yang sama agar komposisi investasi di Indonesia berimbang.

"Makanya keseimbangan yang kita harapkan kedepan adalah untuk melebarkan portofolio investasi, karena kalau hanya China sendirian itu akan negatif, tapi kalau sama sama itu akan menjadi lebih komprehensif, untuk Indonesia akan lebih positif," ungkap Fithra.

Belum lama, hasil kunjungan Jokowi ke China membawa oleh-oleh kesepakatan kerjasama investasi sebesar USD12,6 miliar atau setara Rp197,9 triliun. Investasi tersebut akan digelontorkan untuk sejumlah Proyek Strategi Nasional (PSN) di Tanah Air.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 jam lalu

MNC Sekuritas Perluas Layanan di Jakarta Selatan melalui Kantor Cabang Cipete

2 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

2 hari lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

2 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal