Jadi Menteri, Nadiem Makarim Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Rahmat Fiansyah
Co-Founder & Eks CEO Gojek, Nadiem Makarim. (Foto: Ist)

Pada Maret 2011, dia bersama Kevin Aluwi mendirikan Gojek. Merintis Gojek, kata Nadiem, menjadi momen yang sulit. Di tengah rendahnya penetrasi internet saat itu, layanan yang dimiliki Gojek sangat terbatas.

Namun, bisnisnya perlahan berkembang hingga akhirnya memperoleh suntikan dana 550 juta dolar AS dari klub investor yang dipimpin oleh Northstar Group. Saat itu, valuasi Gojek dihargai 1,3 miliar dolar AS.

Perkembangan Gojek yang pesat menarik banyak investor untuk bergabung. Saat ini setidaknya ada 28 investor yang memiliki saham Gojek di antaranya Tencent, Google, Visa, Mitsubishi, dan Astra. Tidak diketahui porsi saham yang dimiliki Nadiem di Gojek setelah masuknya para investor.

Seri pendanaan Gojek kini memasuki tahap akhir (seri F). Dalam 12 seri, Gojek telah meraih total pendanaan 3,1 miliar dolar AS dengan nilai valuasi saat ini mencapai 10 miliar dolar AS. Hal itu membuat Gojek menyandang status sebagai decacorn.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hadiri Sidang Banding Nadiem, Tom Lembong Lihat Hakim dan Jaksa Tertekan

3 hari lalu

Nadiem Tak Terima Hukuman Dipangkas Jadi 9 Tahun Penjara, Maunya Tetap Bebas

3 hari lalu

Hakim Bagi Beban Uang Pengganti Kasus Chromebook: Nadiem 35%, Google 50%, Korporasi 15%

3 hari lalu

Hakim Banding: Google Diuntungkan dari Kasus Korupsi Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal