Jadi Proyek Percontohan, Nasib Pelabuhan KCN Marunda Terkatung-katung

Diaz Abraham
Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara (KCN) Widodo Setiadi (kedua dari kanan), Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda, Iwan Sumantri (kiri), dan Plt Kepala KSOP Patimban Anwarudin (ketiga dari kanan) saat meninjau Pelabu

JAKARTA, iNews.id - Nasib Pelabuhan KCN Marunda terkatung-katung lantaran konflik antara pemegang saham. Padahal, pelabuhan ini berpotensi mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok.

Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara (KCN), Widodo Setiadi mengatakan konsep dasar Pelabuhan KCN dibuat untuk mendukung poros maritim, yaitu menunjang pelabuhan utama Tanjung Priok yang diperuntukkan untuk aktivitas bongkar muat kontainer. Sejak keberadaan pelabuhan KCN, kapal-kapal pengangkut muatan curah seperti batu bara, komoditas cair, hingga pasir beralih melempar jangkar ke Pelabuhan KCN. Itu membuat beban Tanjung Priok berkurang, sehingga bisa fokus menangani kapal kontainer.

“Padahal, kami baru beroperasi dengan menggunakan satu dermaga, dari tiga dermaga yang direncanakan. Itu pun baru beroperasi sepanjang 800 meter dari total dermaga I yang memiliki panjang 1.950 meter. Bayangkan jika dermaga I ini sepenuhnya bisa beroperasi, ditambah dengan dermaga II dan dermaga III. Kami memprediksi, dwelling time di Tanjung Priok akan lebih menurun lagi,” kata Widodo, Senin (13/5/2019).

Dia memastikan, PT KCN terus terus mengebut penyelesaian pembangunan dermaga II dan dermaga III. Ihwal pengelolaan dan pemasaran, kata dia, kuncinya terletak pada
pengalaman serta kemampuan dalam pelayanan.

“Usaha di sektor pelabuhan ini tidak mudah, banyak aspek yang perlu dipelajari, karena itu kami sangat percaya diri karena telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun bergelut di sektor kepelabuhanan. Dan, satu lagi. Kepercayaan klien adalah yang utama, karena reputasi sangatlah penting dalam bisnis di sektor ini. Itulah mengapa kami sangat menjaga betul kepercayaan klien dengan memberikan layanan prima,” tutur Widodo.

Editor : Rahmat Fiansyah
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal