Jadi Proyek Percontohan, Nasib Pelabuhan KCN Marunda Terkatung-katung

Diaz Abraham
Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara (KCN) Widodo Setiadi (kedua dari kanan), Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda, Iwan Sumantri (kiri), dan Plt Kepala KSOP Patimban Anwarudin (ketiga dari kanan) saat meninjau Pelabu

Pelabuhan KCN punya jejak konkret tentang layanan prima. Pada 2013, akses masuk ke pelabuhan KCN diblokade secara sepihak oleh PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) selama empat bulan. Blokade ini adalah buntut dari tidak dipenuhinya keinginan KBN untuk mengubah komposisi saham di KCN.

Tak ingin mengecewakan klien, KCN langsung berinisiatif memindahkan layanan dengan menyewa pelabuhan lain yang berdekatan. Meski untuk itu, KCN harus merogoh kocek lebih dari Rp10 miliar.

“Mereka yang menggunakan jasa kami adalah untuk keperluan bisnis. Jadi bisa dibayangkan jika komoditi mereka tidak bisa keluar dari pelabuhan karena aksesnya ditutup, berapa kerugian mereka. Buat kami, tak apalah kami harus menanggung biaya untuk memindahkan layanan ke pelabuhan lain, yang penting kepercayaan klien kepada kami harus kami jaga,” ujar Widodo.

PROYEK PERCONTOHAN NON APBN/APBD

Bukan kali ini saja pelabuhan KCN menjadi percontohan. Sejak awal pembangunannya, pelabuhan KCN sudah menjadi proyek percontohan skala nasional oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai proyek non APBN/APBD terintegrasi.

Karena itu, pelabuhan KCN masuk sebagai salah satu proyek strategis nasional. Hingga saat ini, lebih dari Rp3 triliun uang yang dikeluarkan untuk investasi pembangunan pelabuhan KCN.

Editor : Rahmat Fiansyah
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal