Jika AS Terus Naikkan Suku Bunga, Seluruh Dunia Akan Alami Stagflasi

Anggie Ariesta
Jika AS terus naikkan suku bunga, seluruh dunia akan alami stagflasi

Menurutnya, inflasi saat ini tidak diciptakan oleh peningkatan permintaan tetapi oleh pencatutan dan spekulasi, yang perlu ditangani.

"Anda harus mengatasi kelebihan keuntungan yang dibuat oleh perusahaan dan spekulasi keuangan di pasar komoditas. Tanpa membahasnya, hanya menaikkan suku bunga, itu seperti menggunakan palu untuk sesuatu yang tidak ada pakunya," ujar Ghosh.

"Anda mungkin akhirnya menghancurkan pemulihan ekonomi atau menciptakan stagflasi di negara lain. Tapi Anda tidak serta merta mengatasi masalah yang menciptakan inflasi," tambah dia.

Dia memperkirakan, lamanya stagflasi sangat tergantung pada bagaimana situasinya dan itu sangat tergantung pada kebijakan moneter G7 dan apakah Dana Moneter Internasional (IMF) dapat turun tangan dan melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

Selama sekitar 60 tahun, kata dia, AS telah mengambil keuntungan dari hak istimewanya yang luar biasa, seperti memegang mata uang cadangan global karena dapat mencetak dolar AS sesuka hati dan akan diterima secara global. Adapun tindakan AS baru-baru ini membekukan cadangan bank sentral Venezuela, Afghanistan, Rusia, dan Iran, dia menuturkan, tidak hanya ilegal secara internasional, tetapi juga menciptakan ketidakpercayaan yang meningkat di AS sebagai tempat yang dapat diandalkan untuk menyimpan aset.

Lebih lanjut dia mengatakan, hegemoni dolar AS, yang sangat penting dalam ekspansi ekonomi Amerika Serikat sendiri akan menjadi jauh lebih rapuh di masa depan.

"Tidak diragukan lagi semakin banyak negara dan bank sentral akan memikirkan cara alternatif untuk menjaga cadangan mereka dan jelas itu hal yang logis untuk dilakukan," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
11 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
12 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Internasional
15 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal