Jokowi Yakin Defisit Transaksi Berjalan Bisa Selesai dalam 3 Tahun ke Depan

Isna Rifka Sri Rahayu
Presiden Jokowi saat berpidato di CEO Forum, Jakarta, Kamis (28/11/2019). (Foto: Humas Setkab)

Selain itu, kata Presiden, impor energi, terutama migas juga akan dikurangi besar-besaran. Di samping itu, pengurangan impor juga akan dilakukan terhadap bahan baku dan barang modal seara bertahap.

Presiden menilai, bahan baku dan barang modal nantinya diarahkan untuk diolah menjadi barang siap ekspor, bukan barang konsumsi domestik. Menurut dia, kalau bahan baku dan barang modal diolah untuk konsumsi domestik, maka memperlebar CAD sehingga berdampak pada gejolak rupiah.

"Oleh sebab itu, ke depan kita memiliki agenda besar yaitu meningkatkan ekspor dan produk substitusi impor. Dua hal ini yang menjadi agenda yang berkaitan dengan ekspor, dengan impor,” ucap Presiden.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

DPD Juluki Jokowi Bapak Infrastruktur, Ini Penjelasannya

2 hari lalu

Dokter Tifa Tegaskan Tak Menyerah Hadapi Kasus Ijazah Jokowi: Tidak Ada Cerita Mundur

3 hari lalu

Momen Prabowo Beri Hormat dan Salami Jokowi usai Pidato Kenegaraan, Dibalas Jempol

3 hari lalu

Roy Suryo Berkali-kali Praperadilan, Pengacara Jokowi Peringatkan Ada Batasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal