Kanwil DJP Jakarta Barat Catat Penerimaan Neto Rp42,13 Triliun hingga Agustus 2024

Tim iNews.id
Kanwil DJP Jakarta Barat membukukan capaian penerimaan bruto sebesar Rp47,25 triliun dan penerimaan neto sebesar Rp42,13 triliun hingga 31 Agustus 2024. (Foto: Dok. Kanwil DJP Jakarta Barat)

Secara regional di DKI Jakarta, dalam konferensi pers Forum Assets Liabilities Committee (ALCO) Regional DKI Jakarta pada Kamis, 26 September 2024, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta Mei Ling menyampaikan perkembangan beberapa indikator ekonomi di provinsi DKI Jakarta.

Kinerja APBN di DKI Jakarta sampai dengan 31 Agustus 2024 masih resilient, ditopang oleh pertumbuhan belanja negara yang masih tumbuh positif. Pendapatan Negara Rp1.137,78 triliun atau sebesar 75,96 persen dari target, dengan pertumbuhan negatif sebesar 4,77 persen (yoy).

"Belanja Negara sebesar Rp1.086,44 triliun, atau sebesar 62,91 persen dari pagu, pertumbuhan sebesar 16,39 persen (yoy). Surplus APBN sebesar Rp51,34 triliun atau terkonstraksi sebesar 80,36 persen (yoy)," ucap Mei.

Dari sisi penerimaan pajak DKI Jakarta, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jakarta Barat Herry Setyawan menyampaikan secara rinci kinerja pendapatan pajak di DKI Jakarta yang masih melanjutkan tren konstraksinya dengan total capaian sebesar Rp848,35 triliun dengan total capaian 64,75 persen dari target pajak 2024. Adapun capaian per jenis pajak yaitu dari PPh Non-Migas sebesar Rp465,93 triliun, PPN sebesar Rp331,99 triliun, PPh Migas sebesar Rp44,25 triliun, dan PBB dan pajak lainnya sebesar Rp6,19 triliun.

"Penerimaan perpajakan secara neto sampai dengan periode Agustus 2024 masih mengalami kontraksi sebesar 7,03 persen (yoy), utamanya disumbang oleh penurunan pada PPh Non-Migas sebesar 9,83 persen (yoy)," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pembangunan IKN Tahap II Dikebut, Siap Jadi Ibu Kota Politik di 2028

4 hari lalu

Purbaya Ungkap Cara Bereskan Utang Whoosh, Pastikan Tak Pakai APBN

13 hari lalu

Purbaya Optimistis Defisit APBN 2026 Terjaga di 2,85 Persen, Ini Faktornya

13 hari lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Semester I 2026, Setara 0,70 Persen PDB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal