Kapasitas Penuh, Luhut: Kita Tata Pasien Covid-19 yang Masuk RS

Rina Anggraeni
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana menata pasien Covid-19 yang diperbolehkan masuk Rumah Sakit (RS) untuk mendapat perawatan. Pasalnya, kapasitas RS penuh untuk merawat pasien Covid-19 yang melonjak akhir-akhir ini.

Menurut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, RS diperuntukan bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala berat. 

Sedangkan pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala atau disebut orang tanpa gejala (OTG) tak perlu dirawat di RS, cukup melakukan isolasi mandiri di rumah. 

"DKI Jakarta dan Pulau Jawa meningkat tajam dan sudah mencapai kapasitas rumah sakit. Harusnya  ditata orang yang boleh masuk rumah sakit siapa. Artinya tingkat penyakitnya atau akurasi 94 tidak ada tanda jelas hanya OTG mending isoalasi mandiri," kata Luhut dalam video virtual, Senin (5/7/2021).

Dia pun menekankan akan menambah kapaistas ruangan dan tempat tidur di rumah sakit. Agar pasien dengan gejala sedang dan parah langsung bisa ditangani.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Gus Ipul Tegaskan Peserta PBI Nonaktif Penyakit Kronis Tetap Dijamin Negara: Jangan Ada RS yang Tolak!

Nasional
5 hari lalu

Pemerintah Jamin Biaya Pasien Cuci Darah BPJS Nonaktif? Ini Kata Wamenkes!

Health
5 hari lalu

Viral Kasus Pasien Cuci Darah Ditolak Berobat gegara BPJS Nonaktif, Wamenkes Turun Tangan!

Nasional
5 hari lalu

Wamenkes Larang Rumah Sakit Tolak Pasien Cuci Darah Status PBI BPJS Nonaktif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal