Karyawan KAI Diduga Jadi Teroris, Said Aqil: Perkuat Kembali Pencegahan Paham Radikal

Suparjo Ramalan
Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Said Aqil Siradj. (Foto: Istimewa)

"Informasi tentang terorisme harus diketahui oleh masyarakat. Pasalnya, gerakan terorisme merupakan ancaman kejahatan sistemik yang dilaksanakan secara terstruktur dan terencana," ungkap Said.

Dia menjelaskan, KAI sebagai salah satu perusahaan BUMN tidak akan menoleransi tindakan karyawan KAI yang menjadi terduga teroris di Bekasi. Perseroan juga mendukung sepenuhnya proses hukum atas kasus tersebut. 

Secara korporasi, lanjutnya, PT KAI dikelola oleh tenaga-tenaga profesional, memberi pelayanan terbaik pada masyarakat, budaya safety and security yang terukur. Itu berarti insan-insan KAI harus memiliki spirit keagaam yang toleran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Sebagai Komut, saya memastikan bahwa PT KAI dikelola oleh Insan-insan KAI dengan sipirit keagamaan yang toleran, moderat dan mengimplementasi ‘AKHLAK’ sebagai nilai utama perusahaan, sebagai pedoman perilaku (individu) dan bermasyarakat," tutur Said.

Dia juga memastiikan akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan BNPT serta Densus 88, dan menyerahkan proses hukum terhadap karyawan berinsial DE yang menjadi terduga teroris di Bekasi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
12 jam lalu

37.389 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta, Naik 18,5 Persen dari Hari Sebelumnya

2 hari lalu

KAI Buka Rekrutmen untuk Lulusan SLTA hingga S1, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!

11 hari lalu

Ada Hunian KAI Dekat Stasiun Manggarai, Catat Harga dan Tipe Unitnya

15 hari lalu

KRL Bogor-Jakarta Kota Dilempar Botol hingga Kaca Pecah, KAI Buru Pelaku

18 hari lalu

Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Dekat Stasiun Manggarai, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal