Kawal Vaksinasi Covid-19, Erick Thohir dan Budi Gunadi Sambangi KPK 

Suparjo Ramalan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambangi KPK. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id  - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Erick dan Budi ke Gedung Merah Putih menggandeng KPK mengawal pendistribusian dan vaksinasi Covid-19. 

Dalam pertemuannya, Erick menyampaikan sejumlah progres ihwal pendistribusian vaksin Sinovac, China yang sudah dilakukan PT Bio Farma (Persero) sejak 3-5 Januari 2021 di 34 Provinsi di Indonesia. Termasuk sistem satu data yang sudah disiapkan Kementerian BUMN, PT Telkom Indonesia, Bio Farma.   

"Tadi ada tiga hal yang kami sampaikan kepada KPK. Jadi kami di BUMN mendapat penugasan, tugas yang diberikan kepada kami sudah seyogyanya kita jalankan secara baik-baik dan secara transparan mungkin," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (8/1/2021).  

Terkait pendistribusian vaksin, dia kembali mengingatkan agar pemerintah secara konsisten mengamankan vaksin Sinovac agar tetap berada di suhu 2-8 derajat celsius. Ini demi menjaga kualitas saat program vaksinasi dilakukan.  

Dia menyebut, jika vaksin Sinovac yang saat ini berada di dinas kesehatan provinsi atau kabupaten/kota tidak diamankan dalam suhu yang telah ditentukan, maka vaksin yang akan diberikan untuk program vaksinasi kualitasnya sudah tidak sesuai. Sementara terkait dengan infrastruktur sistem satu data, ini digunakan untuk mengatur vaksinasi agar tepat sasaran.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
6 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
9 jam lalu

Bea Cukai Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
10 jam lalu

KPK Hibahkan 13 Tanah Rampasan Koruptor ke Pemkab Indragiri Hilir, Total Senilai Rp3,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal