Kemarau Panjang, Pemerintah Siap-Siap Antisipasi Inflasi

Rully Ramli
Pemerintah memandang perlunya perhatian lebih terhadap ketersediaan komoditas inti penyumbang inflasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memandang perlunya perhatian lebih terhadap ketersediaan komoditas inti penyumbang inflasi. Hal ini dinilai penting sebab musim kemarau berkepanjangan diprediksi segera terjadi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, usai menghadiri rapat tingkat tinggi (High Level Meeting/HLM) Tim Pengendali Inflasi. Bambang mengatakan, kemarau berkepanjangan akan berdampak terhadap keterbatasan produksi pangan.

"(Rapat) antisipasi kemarau panjang. Kalau kemarau panjang, kan larinya ke produksi pangan," ujar dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Mantan Menteri Keuangan itu mengakui, bahwa Indonesia akan menghadapi kekeringan yang tidak biasa sehingga hal ini diyakini berdampak terhadap pergerakan inflasi nasional.

Pasalnya, apabila tidak diantisipasi dengan baik, keterbatasan stok pangan akibat kemarau panjang akan menyebabkan inflasi yang tinggi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
4 hari lalu

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Makro
4 hari lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Nasional
17 hari lalu

Teror Godzilla El Nino Mulai April 2026, Indonesia Kena Dampaknya!

Megapolitan
20 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Harga Telur Ayam di Bandung Melonjak Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal