Kemenkop UKM Selidiki Kasus Gagal Bayar Koperasi Simpan Pinjam Tinara di Banyuwangi

Aditya Pratama
Kemenkop UKM tengah menyelidiki kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam (KSP) Tinara Banyuwangi kepada anggotanya. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) tengah menyelidiki kasus gagal bayar koperasi simpan pinjam (KSP) Tinara Banyuwangi kepada anggotanya. Sebelumnya 10 dari 470 anggota KSP Multi Dana Sejahtera (Tinara) melapor ke Polda Jatim terkait dugaan penipuan yang dilakukan Ketua KSP Tinara, Linggawati. 

Dugaan penipuan ini telah merugikan anggota Koperasi mencapai Rp250 miliar. Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop UKM Suparno mengatakan, KSP Tinara sejak September 2019 lalu tidak membayar bunga kepada para anggotanya yang 11 persen per tahunnya. "Kabar ini kan tersebar melalui media sosial, karena itu kita kroscek dulu kebenarannya sebab itu kedatangan kami hadir di Banyuwangi. Ini ada oknum pribadi yang mencari keuntungan dengan mengatasnamakan koperasi," ujar Suparno dalam keterangannya, Selasa (11/2/2020).

Suparno menambahkan, KSP Tinara memiliki izin koperasi sejak tahun 2016. Namun, izinnya berskala Kabupaten, dan Kemenkop UKM akan mempelajari apakah aktivitas koperasi ini dilaporkan ke dinas Kabupaten atau tidak.

"Saya juga telah meminta kepada Kepala Dinas Koperasi Banyuwangi untuk tidak ragu menindak oknum-oknum pribadi yang mencari keuntungan mengatasnamakan koperasi. Jangan sampai citra koperasi yang sudah bagus dirusak oknum," kata dia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Banyuwangi RR Nanin Oktaviantie mengatakan, laporan neraca KSP Tinara tahun 2018 yang disampaikan kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan tidak disebutkan ada simpanan berjangka dari anggota dengan nilai se-fantastis itu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ubah Aturan Pendanaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah Ambil Alih Cicilan

Nasional
28 hari lalu

BGN Peringatkan Mitra dah Yayasan Tak Buat Koperasi Hanya untuk Kedok Monopoli

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Kebut Pembangunan 30.000 Kopdes Merah Putih, Cegah Penyelewengan Dana Desa

Nasional
2 bulan lalu

Pemerintah Petakan Lahan Desa, Percepat Operasional Koperasi Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal