Kementan Tingkatkan Jaringan Irigasi Tersier di Kabupaten Bandung

Ranto Rajagukguk
Kabupaten Bandung terus berusaha meningkatkan prasarana pertanian melalui pembangunan atau Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) dan jalan usaha tani. (Foto: Kementan)

Kabid Sarana Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Yayan Agustian mengungkapkan, jaringan irigasi tersier yang sudah dibangun di antaranya di Kecamatan Pasirjambu, Ciwidey, Banjaran, Paseh, Ibun, Solokanjeruk, Cicalengka, Rancaekek, dan Cikancung.

"Dibangunnya jaringan irigasi tersier itu dapat meningkatkan produksi 0,5 sd 1 ton per ha. Misalnya yang semula menghasilkan produksi 6,5 ton gabah kering panen per hektare,  menjadi 7 ton dengan adanya pengerjaan pembangunan jaringan irigasi tersier tersebut," kata Yayan Agustian.

Yayan mengatakan, pembangunan jaringan irigasi tersier pada 2018 yang berasal dari APBN itu, setiap titik lokasi sepanjang 150-200 meter. Pembangunan jaringan irigasi tersier itu pada bagian kanan kiri sehingga panjangnya antara 300 sampai 400 meter. 

"Pembangunan jaringan irigasi tersier itu sudah dilaksanakan di 12 kecamatan tadi, untuk meningkatkan produksi pertanian," katanya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
23 hari lalu

Pemerintah bakal Kucurkan Rp300 Triliun untuk KUR Pertanian di 2026

Nasional
23 hari lalu

Airlangga Ungkap Tanah Merauke Baik untuk Pertanian, Lebih Unggul dari Australia

Nasional
29 hari lalu

Prabowo Bangga RI Capai Swasembada Pangan: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo Perintahkan Hasil Tani Warga Aceh Diangkut ke Jakarta untuk Dijual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal