Ketimpangan Aset yang Tinggi Berpotensi Lahirkan Oligarki Ekonomi

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, per Oktober 2017, 56,87 persen total simpanan yang ada di perbankan Indonesia dikuasai oleh sekitar 0,11 persen masyarakat terkaya. Dengan demikian, ada indikasi hambatan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi dan penurunan ketimpangan yang disebabkan oleh adanya oligarki ekonomi

"Ketimpangan aset masih tinggi seperti aset keuangan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan itu juga masih dominan dimiliki oleh 0,11 persen dari seluruh populasi," kata Direktur Eksekutif Megawati Institute,  Arif Budimanta, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu 27 Desember 2017.

Selain itu, berdasarkan laporan Credit Suise tahun 2017 bahwa 1 persen penduduk terkaya Indonesia menguasai 45,4 persen kekayaan nasional. Sementara 10 persen penduduk terkaya menguasai 74,8 persen kekayaan nasional.

Selama 10 tahun terakhir (2006-2016) kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia melonjak hingga 317,1 persen atau empat kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, satu orang terkaya memiliki kekayaan 10 kali lipat dibandingkan pertumbuhan GDP per kapita.

Hal ini disebabkan adanya ketimpangan kepemilikan aset oleh segelintir orang kaya di Indonesia dibandingkan rata-rata penduduk pada umumnya. Kondisi ini dimulai sejak Orde Baru dan saat era reformasi menunjukkan peningkatan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI, Purbaya: Kerja Sama Sudah Terjalin Baik

2 bulan lalu

Survei BPS Ungkap Daerah Paling Melek Keuangan di RI, Ini Provinsi Paling Tinggi

2 bulan lalu

Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI, Bos LPS: Paket Lengkap

2 bulan lalu

Masih Banyak yang Salah! 20% Masyarakat Kira BI Penjamin Simpanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal