Ketimpangan Aset yang Tinggi Berpotensi Lahirkan Oligarki Ekonomi

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Sumber kekayaan ini juga bisa dilihat dari aset tanah yang dimiliki di mana juga dikuasai oleh segelintir orang terkaya. Meskipun dalam dua tahun terakhir mengalami perbaikan, namun kondisinya masih lebih tinggi dari tahun 2010.

"Kalau gini rasio tanah kan besar. Land bank yang dimiliki oleh kelompok usaha itu kan besar-besar, apakah itu dipergunakan untuk perkebunan, apakah usaha budidaya tanaman, hutan atau penguasaan aset properti itu kan besar," tutur dia.

Menurut dia, jika kondisi tersebut tidak berubah, maka kapitalisme akan memengaruhi distribusi kekayaan yang akan melahirkan oligarki. Sebab, rate of return yang dinikmati oleh masyarakat biasa selalu lebih rendah dibandingkan yang dinikmati oleh segelintir kalangan tertentu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 hari lalu

Tabungan Warga Makin Menipis, Orang Kaya Justru Borong Dolar AS hingga Rp1.741 Triliun

20 hari lalu

LPS Ungkap Tabungan Kelas Menengah Melambat, Rekening Rp5 Miliar Justru Melonjak

3 bulan lalu

15 Juta Warga Usia Produktif Tak Punya Rekening Bank, Ada Apa?

6 bulan lalu

DPR Setujui Taufikurrahman jadi Anggota Badan Supervisi LPS Baru Periode 2023-2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal