Ketua The Fed Beri Isyarat Kenaikan Suku Bunga Lagi untuk Turunkan Inflasi

Aditya Pratama
Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga lanjutan untuk meredam inflasi yang masih terlalu tinggi. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga lanjutan untuk meredam inflasi yang masih terlalu tinggi. Pihaknya mencatat kemajuan yang dicapai dalam mengurangi tekanan harga serta risiko dari kekuatan mengejutkan perekonomian Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, pernyataan Powell masih memberikan dampak yang besar, di mana investor kali ini melihat melihat kemungkinan besar akan ada satu kali kenaikan suku bunga lagi pada akhir tahun.

“Kami akan melanjutkan dengan hati-hati. Ketika kami memutuskan apakah akan melakukan pengetatan lebih lanjut atau sebaliknya, mempertahankan tingkat kebijakan tetap konstan, dan menunggu data lebih lanjut. Ini adalah tugas The Fed untuk menurunkan inflasi ke sasaran kami sebesar 2 persen dan kami akan melakukannya," ucap Powell dalam pidatonya dikutip, Sabtu (26/8/2023).

Seperti diketahui, The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 5,25 poin sejak Maret 2022, dan inflasi berdasarkan kriteria The Fed telah turun menjadi 3,3 persen dari puncaknya sebesar 7 persen pada musim panas lalu. Meskipun penurunan tersebut merupakan perkembangan yang baik, namun menurutnya angka tersebut masih terlalu tinggi.

“Kami siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan, dan bermaksud untuk mempertahankan kebijakan pada tingkat yang ketat sampai kami yakin bahwa inflasi akan bergerak turun secara berkelanjutan menuju tujuan kami,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

15 jam lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

17 jam lalu

Pengumuman Suku Bunga BI bakal Lebih Cepat Hari Ini, Ada Apa?

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 54 Poin ke Rp17.992 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal