Kontribusi BUMN di Indonesia Lebih Kecil Dibanding Negara Lain, Ini Langkah Erick Thohir

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir berupaya mengejar ketinggalan kontribusi BUMN dibandingkan kontribusi superholding negara lain. (Foto: Sindonews)

Lebih jauh, dari segi kontribusi finansial, berdasarkan perhitungan CAGR, pertumbuhan setoran dividen BUMN sebesar Rp50 triliun di tahun lalu. Pada periode yang sama, setoran pajak BUMN mencapai Rp284 triliun. Sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada 2019 mencapai Rp135 triliun. 

Pada tahun ini, dividen BUMN turun. Erick Thohir mengakui pandemi Covid-19 berdampak pada bisnis BUMN. Setidaknya, 90 persen kinerja perusahaan negara menurun. Imbas, dividen BUMN 2020 diprediksi hanya mencapai 25 persen dari target.

"Dengan kondisi 90 persen BUMN yang terpukul saat ini tadinya kita bisa (setor) dividen Rp40 triliun, tahun ini mungkin cuma 25 persen," kata Erick.

Penurunan juga terjadi pada setoran pajak. Pada triwulan pertama 2020 besaran pajak yang dibayarkan kepada pemerintah sebesar Rp55,51 triliun. Sementara, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp31,43 triliun. "Jadi kami terus, terlepas dari kondisi Covid-19, agar turut menjaga cashflow pemerintah, pajak-pajak kita bayar tepat waktu," ujar Erick 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Purbaya Sebut Ekspor SDA Lewat BUMN Bikin Perusahaan Tambang Untung 2 Kali Lipat

Nasional
11 jam lalu

Aturan Baru Prabowo: Jalur Ekspor Komoditas SDA Satu-satunya Hanya lewat BUMN

Nasional
12 jam lalu

Kepala Bakom Ungkap Alasan Prabowo Bentuk BUMN Khusus Ekspor, Apa Itu?

Bisnis
16 jam lalu

Danantara Ungkap Peran DSI untuk Perkuat Ekspor Komoditas Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal