Krisis Venezuela, Pemerintah Pastikan Ekonomi RI Tetap Aman

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.idEkonomi Venezuela, salah satu negara yang kaya akan minyak tengah terpuruk menyusul hiperinflasi yang terjadi pada negara itu. Akibat inflasi yang tinggi, banderol barang melambung cukup tinggi dan mata uang Venezuela, Bolivar menjadi tak berharga.

Beruntung, kerusakan ekonomi Venezuela tak memberi dampak psikologis ke global. Tak seperti krisis keuangan Turki, meski temporer tapi sempat menerpa pasar keuangan global sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Staf Khusus Presiden Ahmad Erani Yustika memastikan, ambruknya ekonomi Venezuela tak akan berpengaruh ke Indonesia. Pemerintah dinilai terus memonitor perkembangan ekonomi nasional agar tetap stabil.

"Ya saya kira sekarang berjalan masih seperti biasanya. Sampai sekarang saya kira tidak ada upaya dari pemerintah yang spesifik untuk itu. Pemerintah hanya melakukan monitoring secara keseluruhan kondisi ekonomi secara umum bukan per negara," ujarnya ditemui di Tjikini Lima Resto, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Menurut dia, pemerintah saat ini telah berupaya menjaga kestabilan ekonomi Indonesia secara konsisten, mulai dari inflasi, hingga defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Rencana Defisit APBN Tembus 3 Persen

Nasional
11 hari lalu

JK Kumpulkan Akademisi, Soroti Penurunan Kemampuan Fiskal Daerah

Bisnis
19 hari lalu

Ketum Perbanas Hery Gunardi Ungkap Strategi Perbankan Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Nasional
21 hari lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal