Kritisi soal Aturan Sawit, DPR Siap Kirim Surat ke Parlemen Uni Eropa

Rully Ramli
Pemerintah saat ini tengah berupaya mengatasi isu diskriminasi terhadap komoditas kelapa sawit yang dilakukan oleh Uni Eropa. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah saat ini tengah berupaya mengatasi isu diskriminasi terhadap komoditas kelapa sawit yang dilakukan oleh Uni Eropa. Berbagai langkah tegas akan diambil pemerintah untuk mencegah dilarangnya keberadaan kelapa sawit di Eropa.

Staf Khusus Menteri Luar Negeri Peter Frans Gontha mengatakan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai badan Parlemen Indonesia akan mengirimkan surat langsung ke Parlemen Uni Eropa. Hal ini merupakan salah satu bentuk diplomasi langsung antarpemerintah.

"Kita liat bahwa ketua parlemen kita, DPR ini menulis surat juga kepada Eropa. Jadi parlemen to parlemen," kata Gontha di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Bukan hanya itu, DPR juga akan mengirimi surat langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengambil langkah tegas terkait diskiriminasi ini. "DPR juga menulis surat kepada pimpinan negara bahwa kita perlu melakukan satu tindakan yang tegas," ujarnya.

Gontha menambahkan, Parlemen Uni Eropa saat ini tengah melakukan pembahasan mengenai kebijakan pelarangan masuknya kelapa sawit. Dewan Uni Eropa sebelumnya memang telah menyutujui rancangan undang-undang tersebut.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
23 jam lalu

UMKM Sawit, Kelapa hingga Kakao Didorong Manfaatkan Teknologi AI hingga Drone

5 hari lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

5 hari lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

27 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal