Kritisi soal Aturan Sawit, DPR Siap Kirim Surat ke Parlemen Uni Eropa

Rully Ramli
Pemerintah saat ini tengah berupaya mengatasi isu diskriminasi terhadap komoditas kelapa sawit yang dilakukan oleh Uni Eropa. (Foto: Reuters)

"Hari ini Uni Eropa sampai tanggal 28 Maret sedang mengadakan sidang. Sidang ini bisa membuahkan satu hasil melarang, bisa sidang ini diundur sampai tanggal 15 april yang akan datang. Atau menunggu pemilihan umum parlemen. Kita tidak tahu," tuturnya.

Meskipun begitu, sampai saat ini pemerintah masih belum memiliki langkah tegas untuk mencegah pelarangan ekspor komoditas kelapa sawit ke Eropa.

Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan gugatan yang akan diajukan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) terkait kampanye hitam sawit oleh Uni Eropa.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Petani Sawit Soroti Aturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam, Ingatkan Transparansi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal