Kuartal I, Defisit APBN 2019 Tembus Rp102 Triliun

Rully Ramli
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman (tengah) saat memaparkan realisasi APBN 2019 per 31 Maret 2019 di Jakarta, Senin (22/4/2019). (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Sementara itu, kata Luky, realisasi pendapatan dalam tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp350,1 triliun atau 16,2 persen dari target Rp2.165 triliun. Pendapatan itu tumbuh 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Realisasi pendapatan penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) masing-masing sudah sebesar Rp279,9 triliun dan Rp70 triliun, dimana hibah pada bulan lalu mencapai Rp100 miliar," ujar dia.

Luky memastikan defisit tersebut masih aman dan terkendali. Proyeksi defisit APBN 2019 hingga akhir tahun masih tetap Rp296 triliun atau 1,84 persen terhadap PDB.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal