Kurangi Impor Solar, Pengembangan Biodiesel 50 Persen Digenjot

Rully Ramli
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Syakir yang juga menjabat sebagai Komisaris Holding PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) kemudian mendorong penggunaan bahan bakar biodiesel bauran CPO, khususnya campuran 50 persen (B50), yang saat ini tengah dikembangankan. Hal ini dinilai perlu untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar bauran impor dari luar.

"Dengan lebih menggunakan bahan bakar biodiesel bauran CPO tidak hanya akan mengurangi ketergantungan impor. Tapi juga akan meningkatkan angka konsumsi kelapa sawit," tutur Syakir.

Syakir mengatakan, teknologi bahan bakar biodiesel bauran CPO ini sudah mulai dipelajari sejak 1990. "Kita ingin mencoba 50 persen, bagaimana mandatorinya. Kalo ini kita coba, luar negeri akan menderita," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
25 hari lalu

Ekspor CPO Tumbuh 5,49 Persen, Mentan Amran Dorong Sawit Naik Kelas lewat Hilirisasi

1 bulan lalu

DSI Tegaskan Tak Berwenang Tetapkan Harga Ekspor CPO hingga Batu Bara

2 bulan lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

3 bulan lalu

Menkop Siapkan Skema agar Koperasi Petani Sawit Bisa Punya Pabrik CPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal