Kurs Rupiah Terus Menguat, BI Sebut Efek Kebijakan Moneter dan Fiskal

Isna Rifka Sri Rahayu
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara. (Foto: Ant)

Dari sisi riil, lanjut Mirza, BI dan pemerintah sejauh ini mampu menjinakkan inflasi. Bahkan, inflasi tahun ini diperkirakan hanya 3,2 persen. "Menjaga inflasi dan menjaga defisit ekspor dan impor barang dan jasa itu diapreciate oleh market sehingga market kemudian memberikan apresiasinya kepada aset-aset Indonesia," ucapnya.

Selain itu, hari ini pemerintah juga kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi (PKE) XIV. Kebijakan ini fokus memperbaiki defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah.

"Structural reform, paket-paket kebijakan yang diumumkan pemerintah terus untuk membuat ease of doing bussiness terus membaik itu diterima pasar dengan baik," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
14 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

17 jam lalu

Momen Maba Unpad di iNews Campus Connect Kritis soal Independensi BI di Tengah Pergantian Gubernur

19 jam lalu

Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI, Bos LPS: Paket Lengkap

20 jam lalu

Masih Banyak yang Salah! 20% Masyarakat Kira BI Penjamin Simpanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal