Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinator Percepatan KBL BB ini meresmikan SPKLU yang menjadi tempat pengisian daya baterai mobil listrik. "Saya berharap program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBL BB) dapat semakin marak digunakan di Indonesia," ujarnya.
Dia menambahkan, penggunaan lithium juga tidak hanya untuk baterai kendaraan listrik, melainkan mampu dimanfaatkan sebagai energy stabilizer yang begitu penting bagi daerah pedalaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengganti energi listrik di malam hari.
"Seluruh perubahan dan pembangunan ini akan mampu mengurangi impor listrik hingga Rp150 triliun," tuturnya.