Masyarakat yang Nekat Mudik Bakal Didenda selain Diminta Kembali ke Daerah Asal

Aditya Pratama
Djairan
Pemudik. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Larangan mudik akan diberlakukan pada 24 April hingga 31 Mei untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Untuk memastikan aturan berjalan, sanksi tegas akan diterapkan kepada masyarakat yang nekat mudik pada Lebaran tahun ini.

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati mengatakan, penerapan sanksi larangan mudik akan dibagi ke dalam dua tahap.

"Pada tahap awal penerapannya pemerintah akan mengedepankan cara-cara persuasif, di mana pada tahap pertama yaitu pada tanggal 24 April hingga 7 Mei 2020 yang melanggar akan diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan," ujar Adita, Kamis (23/4/2020).

Sementara itu, pada tahap kedua, pemerintah akan menerapkan sanksi yang sama plus sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku berupa denda.

"Pada tahap kedua, yaitu tanggal 7 Mei sampai dengan 31 Mei 2020 atau sampai berakhirnya peraturan, yang melanggar selain diminta kembali ke asal perjalanan juga akan dikenai sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku, termasuk adanya denda," ucapnya.

Adita menjelaskan, Permenhub ini akan mulai berlaku pada 24 April 2020 pukul 00:00 WIB sampai dengan 31 Mei 2020 untuk transportasi darat, 15 Juni untuk kereta api, 8 Juni untuk transportasi laut, dan 1 Juni untuk transportasi udara.

"Hal ini dapat diperpanjang dengan menyesuaikan dinamika pandemi Covid-19 di Indonesia," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Maskapai Penerbangan Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1 Persen Mulai 2027

57 tahun lalu

Pilot Asal AS Tewas saat Pesawat Dibakar di Yahukimo Papua, Ini Identitasnya

57 tahun lalu

Bandara Husein Sastranegara Dibuka lagi September 2026, Kemenhub Tetap Optimalkan Kertajati

57 tahun lalu

Bandara Husein Sastranegara di Bandung bakal Dibuka lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal