Menko Darmin Beberkan Fakta Penyebab Telur Ayam Mahal

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Harga telur ayam di pasaran selama sepekan ini terus mahal hingga mencapai Rp30.000 per kilogram (kg). Padahal, pada Lebaran harga telur sempat turun menjadi Rp25.000 dari Rp28.000 per kg saat Ramadan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, harga telur maupun daging ayam setiap Ramadan dan Lebaran memang naik. Hal ini, menurut dia karena peternak menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfatkan momen Lebaran

"Saya tidak bilang normal, naik kok normal. Saya mau mengatakan bahwa kelihatanya kalau ditanya peternak boleh dong sekali-kali kita untung, ya tapi kan ada yang rugi soal (masyarakat) itu," ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Ia menduga pemanfaatan keuntungan tersebut dibicarakan di level peternak dan perusahaan-perusahaan besar. Pasalnya, jika pasokan telur dan daging ayam tidak berkurang maka kenaikan harga tidak mungkin besar seperti sekarang.

"Sebetulnya ini kelihatanya ini dibicarakannya di tingkat petelur, di tingkat perusahaan besar yang membuat DOC (day old chicken)," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
19 hari lalu

Update Harga Pangan 19 Januari 2026: Gula Naik, Telur-Cabai Rawit Turun

Nasional
22 hari lalu

Daftar Harga Pangan 17 Januari 2026: Beras-Gula Naik, Telur Ayam Turun

Nasional
24 hari lalu

Daftar Harga Pangan 15 Januari 2026: Bawang-Minyak Goreng Naik, Cabai Rawit Turun

Nasional
1 bulan lalu

Mentan bakal Tindak Tegas Pedagang yang Naikkan Harga Telur, Pastikan Stok Surplus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal