Menlu Ajak Negara-Negara BRICS Perjuangkan Hak Pembangunan

Anggie Ariesta
Menlu Retno Marsudi (dok. Kemlu)

Dia menyampaikan, saat ini dunia semakin terbelah ke dalam blok-blok yang saling berlawanan. Tatanan dunia yang berdasarkan peraturan kehilangan makna karena setiap negara mengejar kepentingan pribadi masing-masing.

Kerja sama internasional gagal mengatasi tantangan-tantangan global, dan kepercayaan terhadap efektivitas multilateralisme makin surut.

“Jika tren ini terus berlanjut, negara berkembang yang akan paling dirugikan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki tatanan global yang tidak sehat ini. Dan BRICS berpotensi menjadi kekuatan yang positif untuk itu,” kata Retno. 

Menlu juga mengapresiasi inisiatif BRICS membentuk Bank Pembangunan Baru yang menghadirkan perspektif segar dalam sistem keuangan global yang sudah kadaluwarsa.

Dia menyampaikan, sejarah mencatat negara berkembang banyak mengalami ketidakadilan ekonomi. Negara-negara Global South berhak untuk menjadi bagian dari rantai pasok global dan bebas dari diskriminasi perdagangan dan perangkap utang. Isu ini juga telah diangkat oleh Presiden Jokowi dalam pertemuan KTT G7 Outreach di Hiroshima beberapa waktu lalu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Nasional
6 hari lalu

Menlu Sugiono Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Nasional
14 hari lalu

Pemerintah Kebut Pembangunan 104 Sekolah Rakyat, Targetkan Tampung 112 Ribu Siswa

Nasional
1 bulan lalu

Presiden Prabowo Telepon Pemimpin Negara-Negara Teluk usai Perang AS-Israel Vs Iran Pecah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal