Menristekdikti: Perkembangan Industri 4.0 Geser 375 Juta Pekerjaan

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Selain itu, seiring dengan berkembangnya teknologi, toko-toko fisik pun tergantikan dengan e-commerce. Pasalnya, selain mengurangi pengeluaran untuk menyewa toko juga tidak perlu membayar karyawan untuk menjajakan produknya.

Hal ini membuat beberapa tahun belakangan toko-toko ritel banyak yang menutup tokonya. "Belum lagi masalah kaitan pertokoan dan supermarket yang mengalami penutupan. Ini akibat dari revolusi industri yang cepat," kata dia.

Kendati demikian, revolusi industri 4.0 ini juga bisa menciptakan lapangan kerja baru dengan keahlian tertentu. Misalnya seperti teknisi robot atau mesin canggih.

Indonesia harus cermat menghadapinya agar tetap memastikan pertumbuhan ekonomi secara inklusif. Pertumbuhan yang melibatkan seluruh lapisan ekonomi masyarakat, tidak hanya perusahaan besar namun juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), di mana ke depannya juga harus dibuat paham dan mudah dalam mengakses dan menggunakan teknologi sehingga lebih berdaya saing.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
20 hari lalu

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, Buruan Daftar!

Nasional
1 bulan lalu

BGN Ungkap MBG Buka Jutaan Lapangan Kerja Baru, dari SPPG hingga UMKM

Nasional
2 bulan lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
2 bulan lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal