Mentan dan Dirut Bulog Kompak Sebut Stok Beras Cukup, Tak Perlu Impor

Koran SINDO
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) bersama Dirut Perum Bulog Budi Waseso (kedua kanan) berbincang dengan pedagang ketika meninjau kestabilan harga beras di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Jumat (14/9/2018). (Foto: Ant)

“Berarti harga impornya naik. Harga lokal turun. Padahal faktanya, kalau kita bandingkan, harga beras impor relatif tidak jauh dengan harga lokal. Selisih impor 2016 dan 2018 itu yang lalu bukan pada era saya. Kita tahu tadi selisihnya Rp1.400 per kg,” ucapnya.

Buwas menilai, mahalnya harga beras impor menjadi biang kerok kenaikan harga beras dalam negeri sehingga pemerintah melakukan operasi pasar agar harga stabil. Oleh karena itu, impor beras seharusnya dihindari.

“Dengan selisih harga yang lebih mahal, kita jadinya operasi pasar. Jadi mahal jika menggunakan beras impor. Itulah mengapa kita menghindari impor. Sementara tadi yang sudah kita lihat itu semua beras lokal, beras dalam negeri. Makanya belum perlu suplai dari Bulog,” ucapnya.

Lebih lanjut Buwas menegaskan, jika melihat stok beras saat ini, kebijakan impor tidak perlu dilakukan. Stok beras di gudang milik Perum Bulog per 14 September 2018 mencapai 2,3 juta ton dan di gudang sewa sebanyak 500.000 ton sehingga totalnya 2,8 juta ton.

Mentan Amran mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) bertanggung jawab pada tingkat produksi sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga. Dari hasil sidak, di puncak musim kemarau, suplai beras masih normal di Pasar Induk Beras Cipinang, bahkan stok gudang mencapai 47.000 ton.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
16 jam lalu

Kursi Wamentan Kosong Ditinggal Sudaryono, Ini Respons Mentan Amran

23 jam lalu

Mentan Amran Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Percepat Swasembada

1 hari lalu

Harga Beras, Bawang hingga Daging Kompak Turun Hari Ini, Cek Daftarnya!

2 hari lalu

Respons Mentan Amran Sulaiman saat Ditanya Nama Wamentan Baru Pengganti Sudaryono

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal