Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Ungkap Harga Beras di Agustus 2026 Makin Mahal, Melonjak 10,07 Persen!
Advertisement . Scroll to see content

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

Rabu, 02 September 2026 - 02:35:00 WIB
Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi beras mencapai 34 juta ton dan jagung 18 juta ton pada 2027 mendatang. Target ini menjadi bagian dari kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.

Amran mengatakan, Kementan tengah menyusun sejumlah langkah operasional untuk menjaga kesinambungan pasokan pangan di tengah dinamika tantangan global. Kebijakan tersebut mencakup modernisasi sarana pertanian hingga regenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian.

"Rancangan program prioritas Kementerian Pertanian tahun 2027 dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan difokuskan pada penyediaan infrastruktur lahan dan air, benih berkualitas, sarana produksi, hilirisasi, modernisasi, serta penyuluhan dan regenerasi petani. Oleh karena itu, kami menargetkan produksi beras sebesar 34 juta ton dan jagung 18 juta ton," ujar Amran dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Selain beras dan jagung, Kementan menetapkan target produksi sejumlah komoditas pangan dan perkebunan nasional (PKPN) pada 2027. Target tersebut antara lain kedelai 392.000 ton, ubi kayu 17,79 juta ton, cabai 3,13 juta ton, bawang merah 2 juta ton, serta bawang putih 40.000 ton.

Pada subsektor peternakan, pemerintah menargetkan produksi telur sebanyak 8,08 juta ton, daging 5 juta ton, dan susu 922.000 ton.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut