Meroket, Pencairan Bansos Tembus Rp37 Triliun pada Awal Tahun

Rully Ramli
Pejabat eselon I Kementerian Keuangan berkumpul untuk memaparkan realisasi APBN 2019 per 31 Maret 2019 di Aula Mezanine, Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/4/2019). (Foto: Ist)

Selain PKH, lanjut Luky, pencairan bansos yang meningkat karena pemerintah mempercepat pencairan iuran Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk BPJS Kesehatan. Pencairan itu untuk melunasi tagihan PBI hingga Mei 2019.

"Kami percepat pelunasan kesehatan ke BPJS untuk selesaikan kewajiban kita yang telah diatur PMK (Peraturan Menteri Keuangan)," ucapnya.

Program-program lain juga ikut mendongkrak penyaluran bansos sepanjang Januari-Maret 2019. Di antaranya bantuan pangan nontunai (BNPT), Program Indonesia Pintar (PIP), beasiswa bidikmisi, dan lain-lain.

"BPNT juga eksekusi, sehingga dampak ke masyarakat betul-betul nyata. Selama inik an banyak ditanya kenapa anggaran kita lambat penyerapannya sehingga kita percepat agar manfaat pelaksanannya lebih baik," tutur Luky.

Dia kembali menegaskan upaya mempercepat pencairan bansos tidak ada kaitannya dengan pemilu, terutama Pilpres 2019.

"Anggaran Kementerian Sosial bisa kita lihat jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya, sehingga ini betul-betul tidak kaitannya dengan Pemilu," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC University dan MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras ke Warga Kebon Sirih, Wujud Kepedulian Sosial

57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

Digitalisasi Bansos, Kemensos Terapkan Verifikasi Wajah untuk Penerima

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal