Moeldoko Minta Keran Impor Bawang Putih Kembali Dibuka

Antara
Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Foto: Ant).

Untuk itu, mantan panglima TNI itu meminta Kementerian Pertanian (Kementan) segera menerbitkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) bawang putih.

Meski keran impor dibuka, dia memastikan pemerintah akan tetap menyerap bawang putih dari petani. Impor ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Perlindungan bagi para petani tetap yang utama,” ujarnya.

Dirjen Hortikultura Kementan, Prihestu Setyanto mengaku siap menerbitkan RPIH pada Jumat (7/2/2020). Setelah RPIH terbit, Kementerian Perdagangan tinggal menerbitkan Surat Persetujuan Impor (SPI).

Dia mengatakan, masa tanam bawang putih baru dimulai Oktober dan membutuhkan waktu enam bulan untuk panen. Dengan kata lain, panen baru bisa dilakukan pada April atau Mei.

"Sementara pada bulan Februari hingga April kita kurang stok,” ujar Prihasto.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan, SPI bisa terbit lima hari setelah RPIH terbit.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Health
1 bulan lalu

Bawang Putih Bisa Jadi Obat Flu dan Pilek, Mitos atau Fakta?

Nasional
1 bulan lalu

Moeldoko Yakin Mobil Listrik Tetap Laku Tanpa Insentif, Ini Alasannya!

Nasional
2 bulan lalu

Daftar Harga Pangan 6 Desember: Aneka Bawang hingga Minyak Goreng Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Bisnis
10 bulan lalu

H-3 Lebaran, Harga Bawang Putih di Pasar Induk Kramat Jati Dijual Rp32.000 - Rp40.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal