Mudik Lebaran Dilarang, Menko Luhut: Kita Tak Punya Pilihan

Taufik Fajar
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

JAKARTA, iNews.id - Keputusan pemerintah melarang untuk mudik Lebaran tahun ini merupakan satu-satunya pilihan untuk mencegah penambahan kasus positif Covid-19. Negara-negara Eropa misalnya, ketika opsi perjalanan wisata dibuka, kasus Covid-19 justru meningkat. 

Hal tersebut yang menjadi pertimbangan pemerintah. "Jadi memang kita tak punya pilihan banyak mengenai libur ini. Pasalnya kita lihat pengalaman di Eropa di mana begitu dibuka langsung naik 30 persen. Maka itu kita tak mau terjadi itu," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiLuhut Binsar Pandjaitan dalam Bali Investment Forum 2021 secara virtual, Jumat (26/3/2021).

Akan tetapi, Luhut tidak menampik, larangan mudik Lebaran ini akan berimbas lagi terhadap sektor pariwisata terutama di Bali, yang kini jadi fokus pemerintah.

"Kita ketahui tadi sudah diputuskan di rapat kabinet libur Lebaran ini kita hold saja dulu," katanya. 

Sebelumnya, pemerintah kembali melakukan larangan mudik Lebaran. Dipastikan larangan mudik Lebaran pada 2021 berlaku kepada seluruh masyarakat.

Penegasan itu berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat dan pegawai pemerintah. "Tahun 2021, mudik ditiadakan, berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
6 hari lalu

Ini Isi Pembicaraan Prabowo dan Luhut dalam Pertemuan 3 Jam di Hambalang 

7 hari lalu

Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri ke Hambalang, Ada Apa?

1 bulan lalu

Luhut Ungkap Bansos Nanti Tak Lagi Barang: Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

1 bulan lalu

Luhut: MBG Program yang Baik, Hanya Pengelolaannya Perlu Ditata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal