Neraca Dagang RI Surplus 70 Bulan Beruntun, Tembus 2,23 Miliar Dolar AS di Februari 2026

Anggie Ariesta
Ilustrasi neraca dagang RI surplus 70 bulan beruntun. (Foto: Freepik)

China masih menjadi pasar ekspor utama komoditas nonmigas Indonesia dengan nilai mencapai 10,46 miliar dolar AS (24,69 persen), disusul Amerika Serikat sebesar 5,00 miliar dolar AS (11,81 persen), dan India sebesar 3,11 miliar dolar AS (7,35 persen).

Ekspor nonmigas ke China pada periode Januari-Februari 2026 didominasi oleh komoditas besi dan baja, nikel dan barang daripadanya, serta bahan bakar mineral.

Sementara ekspor ke Amerika Serikat didominasi oleh mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, alas kaki, pakaian dan aksesorisnya(rajutan).

Sementara itu, nilai impor Indonesia secara kumulatif hingga Februari 2026 mencapai 42,09 miliar dolar AS, atau naik 14,44 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Penyumbang utama masih berasal dari sektor nonmigas, dengan nilai impor 36,93 miliar dolar AS, naik 17,49 persen.

Sedangkan impor migas mengalami penurunan 3,50 persen menjadi 5,16 miliar dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Minta Masyarakat Isi Sensus Ekonomi dengan Jujur: Datanya Bukan untuk Kejar Kekayaan Pribadi

5 hari lalu

BPS Ungkap Akta Kelahiran Bisa Telat 5 Tahun, Ortu Baru Urus saat Anak Mau Sekolah

5 hari lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

10 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal